Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Terjerat Kasus, Hal Ini Bisa Terjadi pada Anak Tora Sudiro

Home / Peristiwa - Nasional / Terjerat Kasus, Hal Ini Bisa Terjadi pada Anak Tora Sudiro
Terjerat Kasus, Hal Ini Bisa Terjadi pada Anak Tora Sudiro Tora Sudiro dan Mieke Amalia diamankan Polres Jakarta Selatan terkait kepemilikan Dumolid. (Foto: klimg.com)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pemberitaan media kembali diramaikan dengan kabar artis yang terjerat napza. Kini giliran pasangan artis Tora Sudiro dan Mieke Amalia yang ditangkap Petugas Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan. Mereka ditangkap atas dugaan kepemilikan psikotropika berjenis Dumolid.

Tak hanya Tora dan Mieke yang menjadi sorotan, tetapi juga kelima anak mereka. Diketahui Tora memiliki dua anak dari pernikahan sebelumnya, yakni Azzahra Nabila Sudiro dan Nayara Kanahaya Sudiro. Mieke pun memiliki dua anak, yakni Queena Miendra dan Kayra Miendra. Si bungsu, Jenaka Mahila Sudiro merupakan anak dari perkawinan mereka. 

Seperti dilansir dari CNN Indonesia, Kamis (3/8/2017), psikolog anak dari Personal Growth, Monica Sulistiawati, mengatakan anak akan mengalami syok. Orang tua yang selama ini menjadi role model atau panutan, tiba-tiba tertangkap karena kejadian tak menyenangkan. 

Selain itu, anak juga akan mengalami kebingungan soal nilai-nilai yang selama ini ditanamkan pada mereka. Sebagai role model, lanjutnya, mereka diharapkan dapat memberikan nilai-nilai positif agar anak tumbuh dan berkembang sesuai norma. 
Tertangkapnya orang tua atas kasus tertentu membuat mereka bingung. Hal yang selama ini diajarkan agar tidak dilakukan, malah dilakukan role model atau orang tua mereka.

"Efeknya syok, kenapa papa mama begini. Anak jadi kebingungan, nilai-nilai yang diikuti seperti apa," kata Monica.

Monica menuturkan, besarnya efek tergantung dari individu masing-masing. Menurutnya, efek akan lebih besar saat anak menyaksikan penangkapan kedua orang tua mereka daripada saat mendengarnya saja. Belum lagi fakta bahwa kedua orang tua mereka adalah figur publik, maka sorotan tak lagi terelakkan.

"Kebetulan ini anak dari figur publik, efek lebih besar. (Mereka) mendapat sorotan, judgement, membuat efek trauma lebih besar. Mereka juga rawan untuk di-bully dan mendapat penilaian negatif," tambahnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com